Langsung ke konten utama

Cara Membuat Stuff Holder dari Bola Tenis


Punya bola tenis yang masih bagus tapi tak terpakai? Jangan dibuang. Mending diutak-atik jadi benda baru yang lebih unik. Dengan sedikit kreativitas saja, kamu bisa mengubah bola tenis jadi stuff holder lucu.

Ini bahan-bahan yang bakal kamu butuhkan:

-bola tenis
-cutter
-mata boneka
-lem

Cara membuat:

-Ambil bola tenis, kemudian buat sayatan memanjang dengan cutter (jangan terlalu panjang). Hindari memotong pada garis putih di bola tenis.

-Di atas sayatan yang kamu buat, tempelkan mata mata boneka.

Nah, dengan bahan sederhana, kamu bisa mendapatkan stuff holder yang unik. Stuff holder ini bisa direkatkan di dinding sebagai tempat meletakkan surat, kunci, atau pensil.

Sumber : https://www.merdeka.com/gaya/diy-sulap-bola-tenis-bekas-jadi-stuff-holder-lucu.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alat Optik dalam Kehidupan Sehari-Hari : Teropong Bumi

Teropong atau teleskop digunakan untuk memperbesar benda yang sangat jauh letaknya. Pada kebanyakan kasus di dalam penggunaan teropong, benda bisa dianggap berada pada jarak tak terhingga. Galileo, walaupun bukan penemu teleskop, ia mengembangkan teleskop menjadi instrumen yang penting dan dapat digunakan. Galileo merupakan orang pertama yang meneliti ruang angkasa dengan teleskop atau teropong. Dengan penelitiannya tersebut, Galileo akhirnya ia membuat penemuan-penemuan yang mengguncangkan dunia, di antaranya satelit-satelit Jupiter, fase Venus, bercak Matahari, struktur permukaan bulan, dan pernyataannya bahwa galaksi Bimasakti terdiri dari sejumlah besar bintang-bintang individu. Secara garis besar, teleskop atau teropong ada dua macam, yaitu teropong bias dan teropong pantul. Lalu, teropong bias ini sendiri di ada 4 jenis yang umum dipakai oleh orang, yaitu teropong bintang (astronomi), teropong bumi (medan), dan teropong panggung (Galileo). Nah, pada kesempatan kali ini k...

Pemanfaatan Fitur Rumah Belajar di SMPN 1 Wonosari

Volume Pernapasan Manusia

Volume udara pernapasan dapat diukur menggunakan respirometer. Secara garis besar, volume udara pernapasan dapat dibedakan menjadi enam sebagai berikut. a. Volume tidal (tidal volume) yaitu volume udara pernapasan(inspirasi) biasa, yang besarnya lebih kurang 500 cc (cm3) atau 500 mL. b. Volume cadangan inspirasi (inspiratory reserve volume) atau udara komplementer yaitu volume udara yang masih dapat dimasukkan secara maksimal setelah bernapas (inspirasi) biasa, yang besarnya lebih kurang 1.500 cc (cm3) atau 1.500 mL. c. Volume cadangan ekspirasi (expiratory reserve volume) atau udara suplementer yaitu volume udara yang masih dapat dikeluarkan secara maksimal setelah mengeluarkan napas (ekspirasi) biasa, yang besarnya lebih kurang 1.500 cc (cm3) atau 1.500 mL. d. Volume sisa/residu (residual volume) yaitu volume udara yang masih tersisa di dalam paru-paru setelah mengeluarkan napas (ekspirasi) maksimal, yang besarnya lebih kurang 1.000 cc (cm3) atau 1.000 mL. e. K...